Berita Terbaru
Perkuat Tata Kelola Keuangan, BAZNAS Kota Tidore Kepulauan Gelar Bimtek PSAK 409
BAZNAS Kota Tidore Kepulauan, 31 Agustus 2026 — Dalam upaya memperkuat tata kelola kelembagaan dan meningkatkan kualitas pelaporan keuangan, BAZNAS Kota Tidore Kepulauan mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Penerapan PSAK 409 selama dua hari, pada 31 Agustus hingga 1 September 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Asrama Haji Transit Maluku Utara ini menghadirkan Kantor Akuntan Publik (KAP) sebagai narasumber sekaligus memberikan pendampingan teknis kepada peserta dalam memahami penerapan standar akuntansi bagi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. kegiatan tersebut diikuti oleh 7 lembaga BAZNAS, meliputi BAZNAS Provinsi Maluku Utara, BAZNAS Kota Tidore Kepulauan, BAZNAS Kab Halmahera Barat, BAZNAS Kabupaten Sula, BAZNAS Kabupaten Halmahera Tengah, BAZNAS Kabupaten Hamlahera Timur, dan BAZNAS Kabupaten Halmahera Utara.
Bimtek tersebut menjadi bagian penting dari komitmen BAZNAS Kota Tidore Kepulauan untuk membangun sistem pengelolaan keuangan yang semakin tertib, profesional, transparan, dan akuntabel. Pemahaman terhadap PSAK 409 diharapkan mampu meningkatkan kualitas proses pencatatan hingga penyajian laporan keuangan lembaga.
Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan pemahaman secara lebih mendalam mengenai pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan transaksi zakat, infak dan sedekah, termasuk pengelolaan dana amil serta penyusunan laporan keuangan sesuai dengan prinsip dan standar akuntansi yang berlaku.
Pendampingan dari KAP juga memberikan ruang bagi peserta untuk membahas berbagai persoalan teknis yang dihadapi dalam praktik pelaporan keuangan. Dengan pendekatan tersebut, materi tidak berhenti pada pemahaman teoritis, tetapi diarahkan agar dapat diterapkan secara nyata dalam aktivitas pengelolaan keuangan BAZNAS melalui simulasi pelaporan keuangan tahun 2025.
Bagi BAZNAS Kota Tidore Kepulauan, penerapan PSAK 409 bukan sekadar persoalan teknis akuntansi. Lebih dari itu, standar pelaporan merupakan bagian dari ikhtiar menjaga amanah dana umat sekaligus membangun kepercayaan publik. Senada dengan hal demikian "Bapak Ibu, kalau satu BAZNAS tercoreng masalah keuangannya, akan berdampak pada BAZNAS daerah lain" tambah Ibu Ayu sapaan Ayu Puspita Sari Konsultan Akuntan Publik.
Laporan keuangan yang disusun secara tepat dan sesuai standar menjadi salah satu instrumen penting untuk menunjukkan bahwa setiap dana yang dipercayakan masyarakat dikelola dengan prinsip kehati-hatian, keterbukaan, dan tanggung jawab.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Tidore Kepulauan berharap kompetensi sumber daya manusia di bidang keuangan semakin kuat sehingga mampu menghasilkan laporan keuangan yang berkualitas serta mendukung proses audit dan pertanggungjawaban kelembagaan secara lebih baik.
“Profesionalisme dalam pengelolaan zakat harus berjalan beriringan dengan amanah. Karena setiap rupiah yang dikelola BAZNAS merupakan kepercayaan masyarakat yang harus dipertanggungjawabkan, baik secara kelembagaan maupun moral.” Tambah Waka III, Moh Saleh Maradjabessy, S.Pd disela materi berlangsung.
Bimtek tersebut diikuti oleh semua staf pelaksana di semua bidang di BAZNAS Kota Tidore, meliputi staf Bidang Perencanaan dan Laporan Keuangan, Staf bidang Pengumpulan, staf bidang Pendistribusian, dan staf bidang SDM dan Umum, dan didampingi oleh Waka III, Moh Saleh Maradjabessy.
Kegiatan selama dua hari tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan pelaporan BAZNAS Kota Tidore Kepulauan.
Dari standar akuntansi menuju tata kelola yang lebih baik; dari laporan yang transparan menuju kepercayaan masyarakat yang semakin kuat.
BERITA08/09/2026 | AK
BAZNAS RI Tegaskan Dana ZIS Tidak Digunakan untuk Buku Islam Ala Prabowo
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan tidak ada dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang digunakan dalam pembuatan maupun penerbitan buku Islam Ala Prabowo. Keterlibatan BAZNAS dalam peluncuran buku tersebut pada 2025 hanya dalam konteks hubungan kelembagaan dan literasi dakwah keagamaan.
Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. menyampaikan, kepercayaan masyarakat untuk menunaikan ZIS melalui BAZNAS merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang senantiasa dijaga.
“Saudara-saudaraku, Bapak dan Ibu para muzaki dan donatur BAZNAS yang kami hormati. Kepercayaan Bapak dan Ibu untuk mempercayakan ZIS melalui BAZNAS adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang senantiasa kami jaga,” ujar Sodik dalam keterangannya, Senin (7/9/2026).
Menanggapi perhatian masyarakat terhadap peluncuran buku Islam Ala Prabowo, Sodik menjelaskan, BAZNAS perlu menyampaikan penjelasan secara terbuka agar tidak terjadi kesalahpahaman mengenai posisi dan keterlibatannya dalam kegiatan tersebut.
“Pertama, pembuatan dan penerbitan buku tersebut sama sekali tidak menggunakan dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan masyarakat melalui BAZNAS,” tegasnya.
Sodik menambahkan, buku tersebut tidak ditulis maupun diterbitkan oleh tim BAZNAS. Keterlibatan BAZNAS dalam peluncuran pada Rakornas BAZNAS tahun 2025 berada dalam konteks sinergi kelembagaan antara MUI, Kementerian Agama, dan MPR dalam literasi dakwah keagamaan, bukan sebagai bentuk keterlibatan BAZNAS dalam politik praktis.
Lebih lanjut, Sodik menyampaikan, Presiden Prabowo Subianto, sebagai pribadi dan Kepala Negara RI, selama ini memberikan perhatian dan dukungan yang sangat besar terhadap tugas dan fungsi BAZNAS.
“Selain dukungan kebijakan, beliau juga mengamanahkan zakat, infak, dan sedekah pribadi kepada BAZNAS. Bersama tim BAZNAS, saat ini kami sedang memilih beberapa program unggulan BAZNAS untuk disampaikan kepada rakyat Indonesia, yang bersumber dari dana infak dan sedekah pribadi Presiden Prabowo Subianto,” ungkapnya.
Sodik menegaskan, BAZNAS menghormati perhatian dan kritik masyarakat serta berkomitmen menjaga amanah muzaki sebaik-baiknya.
“Terima kasih kepada para muzaki dan kepada masyarakat yang terus mengingatkan kami untuk menjaga amanah dan kepercayaan muzaki sebaik-baiknya,” ucapnya.
BERITA08/09/2026 | Disadur ulang by AK
BAZNAS mulai salurkan Beras Zakat Fitrah dan Paket Ramadhan berbagi, dibuka resmi oleh Wawali Tidore
Wawali Tidore Buka Secara Simbolis Penyaluran Beras Zakat Fitrah dan Paket Ramadhan Berbagi
BAZNAS Kota Tidore Kepulauan — Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman secara simbolis membuka penyaluran beras zakat fitrah dan paket Ramadhan berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan, dalam sebuah kegiatan yang digelar menjelang Hari Raya Idulfitri. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kota Tidore Kepulauan bersama pemerintah daerah untuk memastikan bantuan dapat tersalurkan kepada warga yang berhak menerima. Kegiatan penyaluran Beras Zakat Fitrah dan Paket Ramadhan ini dengan mengusung tema "Zakat Menguatkan Indonesia" yang dihadiri pula oleh Sekretaris Daerah, Ismail Dukomalamo, S.Pd dan Perwakilan Kantor Agama Kota Tidore Kepulauan bidang Zakat dan Waqaf, Bapak Said Toisuta.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan bahwa penyaluran zakat fitrah dan paket Ramadhan berbagi merupakan bentuk kepedulian sosial serta wujud kebersamaan antara pemerintah, BAZNAS lembaga pengelola zakat, dan masyarakat. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat selama bulan suci Ramadhan.
“Semoga bantuan berupa beras zakat fitrah dan paket Ramadhan berbagi ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang menerima, serta memperkuat semangat berbagi dan kebersamaan di bulan yang penuh berkah ini,” ujar Abang Leman, Sapaan Keseharian Bapak Wawali.
Penyaluran bantuan tersebut meliputi beras zakat fitrah yang berasal dari BAZNAS RI sebanyak 2 ton serta berbagai paket kebutuhan pokok Ramadhan. Bantuan kemudian disalurkan kepada mustahik, termasuk fakir miskin, kaum dhuafa, dan masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah di di empat Kecamatan Kota Tidore Kepulauan, yakni Kecamatan Tidore, Kecamatan Tidore Timur, Tidore Selatan dan Tidore Utara yang dilaksanakan di Aula Nuku Kantor Walikota Tidore Kepulauan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus terjaga, sehingga keberkahan Ramadhan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Tidore, Bapak Humaiydi M. Saleh, S.Pd.I dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada muzakki dalam hal ini seluruh ASN Pemerinta Kota Tidore Kepulauan yang telah mempercayakan BAZNAS sebagai lembaga utama mengumpulkan Zakat dan menyalurkan kepada Mustahik.**
BERITA12/03/2026 | AK
Baru Menjabat, Kapolresta Tikep bersilaturahmi ke Kantor BAZNAS Tidore Kepulauan
BAZNAS Kota Tidore Kepulauan, Kapolresta Kota Tidore Kepulauan yang baru dalam rangka silaturahmi antar lembaga berkunjung ke kantor BAZNAS Tidore, Kombespol Ampi Mesias Von Bulow, S.Ik, M.H beserta rombongannya didampingi Kasatbimas, AKP Suleman Fatah. dan tiga anggota ajudan. Kedatangan Kapolresta ini diterima langsung oleh Ketua BAZNAS, Hi. Humaiydi M, Saleh, S.Pd.I dan para wakil Komisioner diruang rapat BAZNAS, diantaranya Waka I Bidang Pengumpulan, Hi. Muhlis Kama. Waka II Bidang Penyaluran dan Pendayagunaan, HM. Saleh Yasin, Waka III Bidang Perencanaan Keuangan dan Pelaporan, Moh Saleh Maradjabessy, dan Waka IV Bidang SDM dan Umum, Hi. Abdullah Usman.
Dalam sambutan Silaturahminya, Pak Ampi. sapaan lelaki kelahiran Maluku ini menyampaikan bahwa kunjungannya hanyalah Silaturahmi diskusi ringan dan memperkenalkan diri kepada Tokoh-Tokoh dan mitra kerja di wilayah Kota Tidore Kepulauan. "Kunjungan saya ini hanyalah Silaturahmi" tegas Ampi.
Adapun dari sambutan yang hangat dan penuh keakraban itu, Waka II Bidang Pendistribusian, HM. Saleh Yasin mengatakan bahwa Polresta Kota Tidore Kepulauan adalah mitra BAZNAS, yang pada tahun 2018 ada penyetoran Zakat, Infak, dan Shadaqah di UPZ Polresta, saat itu ada peyerahan ZIS yang diserahkan kepada Pengurus BAZNAS sebesar 48 juta sekian, namun di tahun 2019 kemarin belum lanjut lagi karena ada pembangunan musholla Bhara Taqwa di lingkungan Kantor Polresta Tidore Kepulauan hingga pengumpulan ZIS masih diserahkan untuk proses pembangunan musholla tersebut. Kenang Ust. Shaleh Yasin. "Harapannya moga dengan kehadiran Kapolresta yang baru ini agar mengaktifkan kembali UPZ dan setoran ZIS" Sambung Ust. Shaleh.
Merespon laporan Komisioner Waka II tersebut, Pak Ambi mengatakan bahwa beliau merespon baik, sesuatu yang baik itu tidak mungkin beliau menolak, akan tetapi catatan ini (Hasil Silaturahmi) akan beliau bicarakan kembali bersama anggota di Kantor Polisi Resort Kota nanti dan beliau menambahkan bahwa gaji beliau juga nanti dipotong juga untuk kemaslahatan umat. "Ini akan kami bicarakan lagi bersama para anggota di kantor Polresta, saya sendiri belum bisa memutuskan arahan baik ini, tapi bila sudah mulai terkumpul, pendapatan gaji saya juga harus disetorkan lagi" tambahnya. Pak Ampi juga menyampaikan bahwa di Polresta juga ada penyerahan bantuan kemanusiaan yang saat ini melanda saudara kita di Sumatera dan Aceh.
Senada itu juga Kasatbimas Polresta Bapak. AKP Suleman Fatah, juga meneruskan bahwa terkait pembicaraan penyetoran ZIS (Zakat, Infaq, Shadaqah) di UPZ Polresta Kota Tidore Kepulauan, nanti Para Komisioner berkunjung ke Kantor Polresta guna membicarakan bersama. "Nanti silaturahmi ke kantor Polres guna kita membicarakan lanjut lagi". Tutup Ko Eman sapaan Kasatbimas Tidore
Pertemuan yang tidak terlalu lama itu memberi suatu harapan semoga kerja sama dalam sosial kemanusiaan dan keagamaan kembali optimal di wailayah Kota Tidore Kepulauan. pertemuan tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama.
BERITA12/01/2026 | AK
Hadiri Rakernis IT dan Mini Expo, Waka III minta Bikin Pelatihan SiMBA dan Pelaporan di Kota Tidore
BAZNAS Kota Tidore Kepulauan, Melalui Bidang III menghadiri Rapat Kerja Teknis Transformasi Digital dan Zakat Tech Mini Expo dengan mengusung tema Pemanfaatan AI Penguatan Digital Fundraising tanggal 26-27 November 2025 di Asrama Haji Transit Pinang Ranti Kecamatan Makassar Kota Jakarta Timur pada beberapa hari lalu.
Setelah selama dua hari mengikuti materi tentang pemanfaatan AI untuk penguatan kampanye zakat dan infak dengan memanfaatkan berbagai platform digital, Waka III yang membidangi Perencanaan Keuangan dan Pelaporan, Bapak Moh Saleh Maradjabessy, S.Pd atau disapa Pak Cae memanfaatkan momentum tersebut mengunjungi booth-booth IT. Saat mengunjungi booth atau stand Pelaporan SiMBA Nasional diterima langsung oleh Pak Sultan, Divisi Pelaporan SiMBA Nasional. Menyimak pemaparan singkat dan menyampaikan kendala-kendala teknis di daerah. Pria paruhbaya sapaan Pak Cae ini meminta Tahun 2026 nanti BAZNAS Tidore mengundang untuk pelatihan SiMBA. "Nanti di Tahun 2026, Kami mengundang Pak Sultan datang untuk memberikan Pelatihan SiMBA dan Pelaporan di kami" pinta Pak Cae.
Merespon permintaan tersebut, Pak Sultan memberikan arahan bahwa untuk pelatihan SiMBA nanti, BAZNAS Kab/Kota juga bisa berkoordinasi dengan BAZNAS tetangga yang sudah mapan terkait pelatihan tersebut, agar bisa menekan anggaran. "Bisa saja undang kita (Pusat) Pak, akan tetapi sebaiknya bisa belajar dari BAZNAS terdekat dulu yang sudah mapan pada SiMBA dan Pelaporan." Ucap Pak Sultan yang disapa Mas Sul.
SiMBA merupakan aplikasi Sistem Informasi Managemen BAZNAS, ia merupakan database BAZNAS yang bisa diakses oleh siapapun untuk mengetahui data Pelaporan Pengumpulan dan Penyaluran ZIS-DSKL secara Nasional.
BERITA10/12/2025 | Aish
BAZNAS RI Mengadakan Rakernis IT 2025 untuk Meningkatkan Efisiensi Pengelolaan Zakat secara Digital
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meningkatkan modernisasi dan digitalisasi pengelolaan zakat nasional dengan memperkuat sistem manajemen berbasis data untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan dampak yang luas. Hal ini disampaikan dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Transformasi Digital & Zakat Tech Mini Expo 2025 dengan tema "Pemanfaatan dan Penguatan Digital Fundraising" untuk memperkuat ekosistem digital zakat di seluruh Indonesia. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyatakan bahwa modernisasi sistem digital sangat penting untuk merespons perkembangan teknologi dan memenuhi kebutuhan publik yang semakin tinggi terhadap layanan zakat yang efisien. Kiai Noor juga menekankan bahwa BAZNAS RI berkomitmen untuk mengembangkan digitalisasi di seluruh Indonesia guna menciptakan tata kelola zakat yang terbuka dan informatif. Dalam upaya menghadapi perubahan teknologi yang pesat, Kiai Noor menegaskan bahwa transformasi digital BAZNAS harus diiringi dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Ia menjelaskan bahwa digitalisasi bukan hanya untuk efisiensi, tetapi juga sebagai bagian dari penguatan kelembagaan dan manajemen yang terus diperbarui. Direktur Inovasi dan Teknologi Informasi BAZNAS RI, Achmad Setio Adinugroho, menambahkan bahwa penguatan basis data menjadi kunci utama dalam transformasi digital BAZNAS untuk meningkatkan akurasi pendataan mustahik dan mempercepat distribusi zakat. Rakernis ini juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya transformasi digital dalam pengelolaan zakat, literasi digital bagi amil zakat dan pemangku kepentingan, serta evaluasi program digitalisasi yang telah dilaksanakan. Selain itu, kegiatan ini juga memperkenalkan aplikasi-aplikasi digital baru yang dikembangkan BAZNAS RI untuk dimanfaatkan oleh BAZNAS Daerah, serta menampilkan inovasi melalui Mini Expo guna merumuskan rekomendasi penguatan sistem digital ke depan. Turut hadir dalam acara tersebut Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec., Ph.D., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan ZIS-DSKL Nasional, Amb. Prof. (HC) Dr. Zainulbahar Noor, S.E., M.Ec., Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan, dan Umum, Kol. CAJ (Purn.) Drs. Nur Chamdani, serta perwakilan dari BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota, praktisi, dan akademisi.
BERITA27/11/2025 | ayw./

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Tidore Kepulauan.
Lihat Daftar Rekening →